Selasa, 07 Juli 2015

dibalik ilmu

RAHASIA DIBALIK I'RAB NAHWU
adakah kalian mengetahui i'rab?
-i'rab dibagi menjadi 4 yaitu rafa', nashob, jer dan, jazem
-rafa' mempunyai alamat asli dlhommah (melengkung) seperti bentuk janin/bayi dalam kandungan
-nashob mempunyai alamat asli fathah, fathah mempunyai tempat diatas huruf (tumbuh) seperti kita hidup di dunia tumbuh
-jer mempunyai alamat asli kasroh, kashroh mempunyai tempat dibawah huruf (menurun), seperti kita saat sudah mulai menua, organ organ tubuh kita cenderung berkurang/menurun fungsinya
-jazem mempunyai alamat asli sukun (mati) karena mematikan bacaan huruf, seperti kita akan mati
itu merupakan sebagian dari hikmah Allah, mengapa Allah menciptakan i'rab, semestinya agar kita berpikir sampai kesitu, untuk apa Allah menciptakan manusia dengan akal jika tidak untuk berpikir?, manusia merupakan makhluk paling muulia karena akalnya, lebih mulia dari malaikat dengan segala kelebihannya, mengapa?, padahal Allahh juga memberi malaikat akal, juga memberi akal kepada jin, setan, iblis, tapi mengapa manusia menjadi yang paling mulia?
salah satu alasannya adalah karena beratnya musuh yang harus dilawan oleh manusia itu sendiri
saya pernah membaca dalam sebuah tafsir, ''ketika anak cucu Adam ingin bersedekah, maka 70 setan akan memeganginya agar tidak jadi bersedekah, mereka menghalangi dari atas, bawah, depan, belakang, sisi kiri dan kanan, mereka menarik tangan dan kaki manusia tersebut agar tidak jadi bersedekah''
bayangkan, kita akan bersedekah saja sudah ada 70 setan yang menghalangi langkah kita, tapi itu belum seberapa karena masih ada induk setan yang menghalangi, dan apakah anda tahu siapa induk setan tersebut?
induk setan tersebut biasanya berupa orang orang yang dekat dengan kita, bisa jadi saudara, orang tua, istri, dan, teman teman kita
bagaimana bisa mereka disebut induk setan?
bagaimana tidak, terkadang kita ingin bersedekah dan kita sudah mengalahkan 70 setan tersebut, akan tetapi mereka (saudara, orang tua, istri, dan, teman teman) datang dan ingin menghentikan langkah kita, karena suatu alasan seperti misalnya kebutuhan rumah tangga, tabungan, dan lain lain, dan karena itu kita tidak jadi bersedekah, bukankah pantas jika mereka disebut induk dari setan?, dalam artian sifat mereka yang membuat kita kasihan/iba akan tetapi kita tidak sadar bahwa nereka telah dikuasai oleh setan yang menjelma pada diri mereka sehingga menjadikan kita tidak jadi bersedekah?
begitu halus setan menggoda kita, bahkan lewat orang orang yang kita sayangi
oleh karena itu terdapat ucapan ''a'uudzu billahi minas syaithoonir rojiim''
semoga bermanfaat smile emoticon

Tidak ada komentar:

Posting Komentar